Satu Dua Tiga

Apa kamu belum tidur?

Dengar.. otakku mulai melebur menjadi bubur
Memikirkan satu dua tiga harapan yang kabur
Dengar…. Aku ingin jujur
jangan sampai ini membuatmu melebur hancur
Bukan mundur
Bukan..
Tapi menjual kemasa satu dua tiga yang baur
Tidaklah bijak dan tidaklah luhur

tegas Tegas tegas berkali2 mendengung keras
Kompromi tegas ataukah malas
Meski pun otak terkuras
tetap jelas
bahwa…
Sebongkah ketegasan imaginatif akan berbekas

Lelah sudah menunggu satu dua tiga hari
Satu dua tiga bulan telah pergi tahun berganti
Entah satu dua tiga pulau lagi
Entah satu dua tiga dimensi kulewati
Tidak akan berhenti. Ada yang datang Ada yang pergi.
Pentingkah waktu dan tempat saat ini?

Leave a Reply