Loper Koran

Cerita ini aku buat ketika aku masih duduk di bangku sekolah… kemaren ngobok2 blogku yang lama dan secara ga sengaja ketemu cerita ini. Karena kepengen nostalgia, ga ada salahnya kan kalau aku pasang di blog ini…

13siswaspagi ini tidak seperti biasanya aku bangun kesiangan…mungkin karena semalam aku terlalu capek mengerjakan semua pekerjaan rumah yang bertumpuk banyaknya..bayangkan aku harus bekerja mengantarkan koran setiap paginya sebelum berangkat ke sekolah dan setelah itu aku harus membantu ayahku bekerja di sore harinya..kapan aku punya waktu untuk bermain seperti anak2 seusia aku?..sudahlah..aku kayuh sepeda tuaku keluar dari gang sempit tempat rumahku berada..kukayuh sepedaku secepat mungkin sebelum aku terlambat..

kuarahkan sepedaku menuju komplek perumahan mewah tempat langgananku berada…jalanan didaerah ini bagus sekali..tidak seperti jalan dimana rumahku berada yang kondisi jalannya sangat memprihatinkan,rusak parah dan sampah dimana2..apalagi kalau hujan,jalannya akan becek dan penuh dengan lumpur.rumah2 yang ada di komplek ini pun sangat mewah sekali.berbeda jauh dengan rumahku yang reot dan hampir rubuh..sering aku membayangkan seandainya aku tinggal di rumah seperti itu…pasti sangat menyenangkan..tidak harus khawatir rubuh saat ada angin kencang..tidak harus kedinginan saat hujan lebat….

di rumah langgananku yang pertama,kuliat pria besar botak sedang memangkas tanaman..memangkas tanaman??buat apa dia melakukan hal itu setiap harinya?pikirku.seperti tidak ada pekerjaan lain aja..langsung saja kulemparkan bundelan koran kearahnya..dan mengenai kepala botaknya!!
“woiiii….lu punya mata ngga sie !!! “teriak pria botak itu. tanpa pikir panjang aku langsung melarikan diri secepatnya diiringi suara makian dan cacian pria botak itu..

kuarah kan sepeda ku ke rumah langgananku berikutnya dan berikutnya lagi..aku heran kenapa setiap kali langgananku membaca koran yang kuantarkan,tidak ada satupun yang menunjukkan ekspresi senang atau bahagia..yang ada malah mereka marah-marah dan memaki-maki tidak jelas..Hah!!BBM naik lagi!!! kata mereka dengan suara keras…aku jadi berpikir apa semua berita yang ada di koran itu adalah berita buruk??kalau begitu buat apa mereka semua membeli koran setiap paginya..kalau ternyata malah membuat mereka tambah stres..beritanya pun hanya berita yang itu-itu saja..berita perampokan..pembunuhan..pemerkosaan..kecelakaan…
“ah itu berita biasa…”pikirku..setiap hari akan dijumpai peristiwa yang selalu sama..jadi buat apa??mereka hanya menghabiskan uang untuk sesuatu yang tidak berguna..lebih baik uangnya diberikan kepada mereka yang tidak mampu..trus terang aku benci melakukan ini,aku benci harus mengantarkan berita2 buruk tiap paginya..

matahari semakin tinggi dan aku belum menyelesaikan semua pekerjaan ku..kukebut sepedaku menuju jalan besar di depan kompleks.ntah knapa mata ku berkunang-kunang..mungkin karena pagi tadi aku belum sempat sarapan..trus kukayuh sepedaku dengan sisa2 tenagaku..tiba2 mobil besar melesat di depan ku dan BBrraaaAaaaKKKkkk!!!! aku ga tau apa yang terjadi selanjutnya..yang aku tau semuanya menjadi putih dan putih……

esoknya di salah satu kolom di koran tertulis tentang pengantar koran yang tewas tertabrak mobil
“ah itu berita biasa…..”



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: